Bapanas Pastikan Stok Beras dan Gula Aman hingga Akhir Tahun untuk Redam Lonjakan Harga

Bapanas Pastikan Stok Beras dan Gula Aman hingga Akhir Tahun untuk Redam Lonjakan Harga (dok.antaranewsjambi)

FAKTANASIONAL.NET — Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperkuat ketersediaan serta kestabilan harga komoditas pokok, utamanya gula dan beras, saat melangkah ke kuartal keempat tahun 2026. Strategi ini dijalankan guna menjamin daya beli publik sekaligus mengantisipasi potensi tekanan inflasi di penutup tahun.

Pejabat Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas mengungkapkan bahwa penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) terus dipacu ke berbagai wilayah, prioritasnya pada lokasi dengan tingkat konsumsi tinggi. Selain mendistribusikan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke retailer modern dan pasar rakyat, pihak Bapanas turut menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) serta Operasi Pasar secara menyeluruh di tingkat daerah.

“Stok beras dan gula nasional dipastikan berada pada kondisi aman hingga awal tahun depan. Langkah intervensi pasar kita gulirkan lebih cepat untuk meminimalisasi gejolak harga yang kerap terjadi di rentang Oktober sampai Desember,” jelas perwakilan Bapanas dalam keterangan resminya, Kamis (1/10/2026).

Melihat data Pantauan Harga Bapanas, rata-rata harga nasional untuk gula konsumsi maupun beras medium saat ini terpantau terkendali. Kendati demikian, koordinasi erat bersama dinas perdagangan daerah serta Satgas Pangan terus ditingkatkan demi mengawasi alur distribusi dan mencegah aksi penimbunan komoditas.

Melalui kerja sama antara pemerintah pusat, BUMD/BUMN pangan seperti Perum Bulog, produsen gula, dan pemerintah daerah, warga dianjurkan agar tidak panik atau memborong bahan pangan secara berlebihan (panic buying). Pemerintah menjamin pemerataan dan kelangsungan pasokan pangan pokok di seluruh penjuru tanah air.(sak)