FAKTANASIONAL.NET – Orang dekat mantan Presiden SBY, Andi Arief, belajar dari pembentukan Pansus Bank Century terkait kasus Ijazah Wapres Gibran, bahwa yang membutuhkan Pansus itu justru Wapres Gibran sendiri, seperti dulu pada Pansus Bank Century dibutuhkan oleh Demokrat, Sri Mulyani, dan Wapres Boediono.
Andi Arief mengingat bagaimana aktifnya para politisi saat itu seperti Akbar Faizal menginisiasi terbentuknya Pansus Bank Century. Dan Presiden SBY ketika itu justru memberi jalan terbentuknya Pansus Bank Century. Bukan justru menghalang-halangi. Dan terbukti nama baik Partai Demokrat, Sri Mulyani, dan Wapres Boediono bisa dipulihkan.
Artinya, Andi Arief setuju dengan pembentukan Pansus terkait ijazah Wapres Gibran ini, untuk membersihkan nama Wapres Gibran sendiri. Seperti pada Pansus Bank Century, seharusnya Presiden Prabowo mencontoh mantan Presiden SBY yang membiarkan Pansus Ijazah Gate—istilah Presiden PKS Almuzzammil Yusuf—itu terbentuk.
Politisi-politisi saat ini seharusnya juga belajar dari politisi-politisi di masa Pansus Bank Century itu. Jangan justru ketakutan tak tentu arah, padahal itu adalah tugas konstitusional yang dijamin Undang-Undang, bahkan Undang-Undang Dasar. Sudah ada putusan MK, kok malah masih melihat arah angin?
