FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Sebangau, Kalimantan Tengah.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah memutus pergerakan kepala api menggunakan alat berat agar kebakaran tidak meluas ke wilayah lain.
Strategi ini berfokus pada penyekatan jalur pergerakan api, bukan hanya memadamkan titik kebakaran yang telah muncul.
Untuk mendukung langkah tersebut, pemerintah berencana menambah empat hingga lima ekskavator di kawasan yang menjadi jalur pergerakan api.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan, penggunaan alat berat diharapkan dapat menghentikan laju api dengan cepat sehingga dampak yang lebih besar bisa dicegah.
“Kita coba memutus kepala apinya. Kalau api yang kita putus, ya dengan kecepatan mempergunakan alat berat supaya menghindari mudarat yang lebih besar lagi,” kata Raja Juli, 13/10.
Selain menambah ekskavator, pemerintah menyiapkan sekitar 30 sumur bor untuk memperkuat upaya pemadaman. Sumur tersebut akan ditempatkan di sekitar kepala api dengan jarak sekitar 50 meter. Keberadaan sumber air ini diharapkan membantu proses pembasahan dan pemadaman di lapangan.
