Karhutla Kalsel Menurun, Menhut Soroti 199 Hotspot di Kalteng

Menhut Raja Juli Antoni Ungkap 4 Kunci Mengatasi Karhutla, Masyarakat Diminta Waspada

FAKTANASIONAL.NET – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pemadaman berjalan maksimal sekaligus memantau perkembangan jumlah titik panas atau hotspot di wilayah Kalimantan.

Raja Juli meninjau lokasi kebakaran di Hutan Lindung Liang Anggang, Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, bersama Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, dilansir 14 Oktober 2026.

Dalam kunjungan 12/10, Raja Juli menyampaikan bahwa Kalsel mencatat jumlah hotspot terendah di antara provinsi-provinsi di Kalimantan. Meski demikian, pemerintah tetap menghadapi tantangan penanganan kebakaran di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

“Per hari ini tercatat Alhamdulillah Kalimantan Selatan angka hotspot-nya terbaik di Kalimantan. Kita masih punya tantangan di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat namun hal itu tidak membuat kita terlena,” ujar Raja Juli.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pemadaman dan penanganan karhutla. Dukungan tersebut berasal dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, Kapolda, Danrem, Masyarakat Peduli Api (MPA), Barisan Pemadam Kebakaran (BPK), hingga para relawan.

Berdasarkan data Sipongi Kementerian Kehutanan per 11 Oktober 2026 pukul 23.59 WIB, akumulasi hotspot di enam provinsi prioritas mencapai 519 titik.

Kalimantan Tengah masih menjadi wilayah dengan jumlah titik panas tertinggi di Pulau Kalimantan. Jumlahnya mencapai 199 titik, turun dari 288 titik pada 10 Oktober 2026.

Exit mobile version