FAKTANASIONAL.NET – Nama Dadan Hindayana kembali menjadi perhatian publik setelah Presiden Prabowo Subianto memutuskan mengganti kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).
Sebelum pencopotan tersebut, sejumlah pernyataan dan kebijakan yang berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sempat memicu perdebatan luas di masyarakat.
Berbagai isu yang mencuat mulai dari anjuran konsumsi susu dua liter per hari, pengawasan mutu makanan, hingga rencana perluasan program ke Arab Saudi.
Salah satu pernyataan yang ramai diperbincangkan disampaikan Dadan pada Mei 2025 di Bangkalan, Jawa Timur.
Saat itu ia mengaitkan konsumsi susu hingga dua liter per hari dengan pertumbuhan tinggi badan berdasarkan pengalaman keluarganya.
Pernyataan tersebut memunculkan kritik karena dianggap kurang mempertimbangkan kondisi ekonomi sebagian masyarakat.
Sorotan lain muncul dari pelaksanaan MBG, terutama setelah adanya laporan dugaan keracunan makanan di beberapa daerah.











