FAKTANASIONAL.NET – Gunung berapi biasanya diasosiasikan dengan lava, abu dan asap. Tetapi pada Juli 2026, Gunung Taal di Filipina memberikan tontonan yang berbeda: letusan menghasilkan gelombang besar menyerupai tsunami di danau kawahnya sendiri.
Apa yang terjadi?
Pada 21 Juli 2026, Taal mengalami letusan freatomagmatik. Letusan jenis ini terjadi ketika material magma atau panas vulkanik berinteraksi dengan air dan menghasilkan ledakan.
Menurut laporan yang mengutip PHIVOLCS, semburan abu dan uap naik sekitar 2.000 meter di atas kawah. Pada saat yang sama, kamera pengamatan menangkap gelombang bergerak melintasi danau kawah.
Di mana?
Taal berada di Provinsi Batangas, Filipina. Gunung ini unik karena memiliki sistem vulkanik yang berhubungan erat dengan danau.
Karena letusan berlangsung di dalam lingkungan yang memiliki air, ledakan tersebut dapat menyebabkan perpindahan air secara tiba-tiba.
Siapa yang memantau?
Aktivitas tersebut dipantau oleh Philippine Institute of Volcanology and Seismology atau PHIVOLCS, lembaga pemerintah Filipina yang bertanggung jawab memonitor gunung berapi, gempa bumi dan tsunami.







