Fakta Nasional

53 Jemaah Umrah di Makassar Batal Berangkat, Penerbangan ke Madinah Dibatalkan

FAKTANASIONAL.NET - Sebanyak 53 calon jemaah umrah asal Makassar, Sulawesi Selatan, mengalami penundaan keberangkatan ke Arab Saudi pada Senin, 12 Oktober 2026. Penundaan tersebut terjadi setelah penerbangan lanjutan Malaysia Airlines dari Kuala Lum…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 13 October 2026 📖 2 menit
53 Jemaah Umrah di Makassar Batal Berangkat, Penerbangan ke Madinah Dibatalkan
Indonesia dan Arab Saudi Kerja Sama Kampung Haji Indonesia di Tanah Suci/(Pixabay)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Sebanyak 53 calon jemaah umrah asal Makassar, Sulawesi Selatan, mengalami penundaan keberangkatan ke Arab Saudi pada Senin, 12 Oktober 2026. Penundaan tersebut terjadi setelah penerbangan lanjutan Malaysia Airlines dari Kuala Lumpur menuju Madinah dibatalkan di tengah situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.

Puluhan calon jemaah itu sebelumnya dijadwalkan berangkat melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Perjalanan mereka difasilitasi oleh biro perjalanan PT Mudah Menuju Baitullah.

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Ruly Artha, menjelaskan bahwa penerbangan Malaysia Airlines MH846 dari Makassar menuju Kuala Lumpur tetap beroperasi. Namun, keberangkatan tersebut hanya mengangkut penumpang reguler karena penerbangan lanjutan menuju Madinah tidak terlaksana.

Ruly menyampaikan bahwa informasi mengenai penundaan perjalanan umrah yang beredar di masyarakat perlu dipahami berdasarkan rute penerbangan yang terdampak.

“Menanggapi video yang beredar mengenai penundaan perjalanan umrah, dapat kami sampaikan bahwa penerbangan Malaysia Airlines MH846 rute Makassar-Kuala Lumpur tetap beroperasi dengan total 30 penumpang reguler,” kata Ruly pada Selasa, 13 Oktober 2026.

Dari total 83 penumpang yang direncanakan melakukan perjalanan, hanya 30 penumpang reguler yang diberangkatkan menuju Kuala Lumpur. Sementara itu, 53 calon jemaah umrah tidak dapat melanjutkan perjalanan sesuai jadwal semula.

Pembatalan penerbangan Malaysia Airlines MH158 pada rute Kuala Lumpur-Madinah menjadi penyebab penundaan tersebut. Akibatnya, para calon jemaah harus menunggu kepastian perjalanan berikutnya sebelum dapat melanjutkan ibadah umrah ke Arab Saudi.

Manajemen Bandara Internasional Sultan Hasanuddin juga menjelaskan bahwa tidak terdapat penerbangan langsung menuju Madinah maupun Jeddah dari bandara tersebut pada hari kejadian.

Pihak bandara terus berkoordinasi dengan maskapai penerbangan dan pihak terkait untuk memantau perkembangan situasi. Langkah ini dilakukan seiring kondisi keamanan di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada perjalanan udara menuju Arab Saudi.

Rentetan serangan kelompok Houthi di wilayah Arab Saudi menjadi latar belakang situasi yang memengaruhi perjalanan tersebut. Meski penerbangan dari Makassar menuju Kuala Lumpur tetap berjalan, pembatalan rute lanjutan membuat puluhan calon jemaah umrah belum dapat berangkat sesuai rencana.

Penundaan ini berdampak langsung pada 53 calon jemaah yang menggunakan layanan perjalanan PT Mudah Menuju Baitullah. Kepastian keberangkatan mereka selanjutnya bergantung pada perkembangan penerbangan lanjutan dan koordinasi dengan pihak maskapai.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK