Akademisi Unsoed Minta Kunjungan Gibran ke Cilacap Direalisasikan
Guru Besar Unsoed mengapresiasi kunjungan kerja Wapres Gibran Rakabuming Raka ke Cilacap. Namun, peninjauan lapangan dan dialog bersama nelayan tersebut harus segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret dan kerja sama lintas sektor.
FAKTANASIONAL.NET - Langkah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang turun tangan meninjau kondisi masyarakat pesisir mendapat sambutan positif. Pada Senin, 26 Oktober 2026, Wapres Gibran mendatangi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tegalkatilayu di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Agenda tersebut diisi dengan dialog terbuka guna menyerap aspirasi langsung dari para nelayan setempat.
Menanggapi agenda tersebut, Guru Besar Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Icuk Rangga Bawono, memberikan pandangannya. Menurut Icuk, kegiatan blusukan itu merupakan cara efektif untuk memahami berbagai persoalan di tingkat akar rumput. Kendati demikian, ia menekankan pentingnya tindak lanjut yang nyata agar kunjungan tidak sekadar menjadi formalitas belaka.
Dalam keterangannya pada Rabu, 28 Oktober 2026, Icuk menyatakan bahwa pendekatan pejabat negara harus diiringi dengan implementasi di lapangan. Ia berharap pemerintah pusat dapat menggandeng para pemangku kepentingan terkait. Sinergi itu dinilai krusial demi mempercepat penyelesaian masalah ekonomi yang dirasakan warga pesisir.
Berdasarkan laporan di lapangan, para nelayan menyampaikan sejumlah keluhan utama kepada sang wakil presiden. Masalah paling mendesak mencakup pembatasan kuota serta kendala distribusi bahan bakar minyak (BBM) untuk melaut. Selain itu, persoalan pendangkalan alur Sungai Kaliyasa turut dikeluhkan karena mengganggu mobilitas kapal perikanan.
Menanggapi berbagai aduan tersebut, Wapres Gibran langsung bergerak cepat meninjau lokasi secara langsung. Ia mendatangi titik pendangkalan di alur Sungai Kaliyasa serta memantau kawasan dermaga Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap. Kehadiran fisik tersebut diharapkan mampu mempercepat perumusan solusi teknis bagi nelayan setempat.
Kini, masyarakat pesisir menanti realisasi janji serta kebijakan konkret dari pemerintah. Keterlibatan aktif berbagai instansi terkait sangat dibutuhkan guna memastikan seluruh kendala operasional nelayan segera teratasi secara menyeluruh dan berkelanjutan.[ayu]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.