Banjir Angin Kencang, Rob, dan Karhutla, BNPB Imbau Waspada Libur Panjang
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Memasuki pekan terakhir bulan Mei 2025, Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat rangkaian kejadian bencana alam yang tersebar di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Aceh, dan Kalimantan Barat. Kondisi cuaca…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Memasuki pekan terakhir bulan Mei 2025, Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat rangkaian kejadian bencana alam yang tersebar di Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Aceh, dan Kalimantan Barat.
Kondisi cuaca ekstrem seperti angin kencang hingga banjir rob dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menimbulkan kerusakan infrastruktur serta menuntut penanganan cepat dari aparat setempat. Berikut rincian kejadian dan upaya mitigasi yang telah dilakukan.
Rabu (28/5) angin kencang menerjang Desa Sidomulyo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Kaji cepat mencatat 15 rumah rusak berat, 42 rumah rusak ringan, dan satu fasilitas kesehatan mengalami kerusakan ringan.
BPBD langsung mengerahkan tim tanggap darurat untuk evakuasi dan pendirian posko bantuan sementara.
Tak jauh berbeda, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, juga mengalami angin kencang pada hari yang sama di Desa Tirta Mulya, Kecamatan Muara Sugihan.
Sebanyak 31 rumah terdampak—dengan 8 rusak berat, 9 rusak sedang, dan 14 rusak ringan. BPBD bersama tim gabungan bergotong royong membersihkan material terbawa angin dan mengevakuasi pohon tumbang demi memulihkan akses transportasi warga.
Kamis (29/5), banjir rob merendam dua gampong di Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat. Air laut pasang setinggi 20–30 cm masuk ke pemukiman di Gampong Ujung Kalak dan Pasir, merendam sekitar 50 rumah.
Pantauan lapangan menunjukkan air telah mulai surut, namun warga diimbau tetap waspada terhadap potensi naiknya gelombang laut.
Pada hari yang sama di Kalimantan Barat, Karhutla melanda lahan seluas 1,1 hektar di Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang. Tim gabungan BPBD, Manggala Agni, TNI-Polri, dan relawan berhasil memadamkan 0,4 hektar lahan.
Proses penyidikan penyebab kebakaran masih berlangsung, sementara tim bertugas melakukan pembasahan dan patroli berkala agar kobaran api tidak meluas kembali.
Menjelang libur panjang pekan ini, BNPB menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Sebelum bepergian, pastikan memantau prakiraan cuaca dan potensi risiko daerah tujuan melalui kanal resmi instansi terkait. Persiapkan perlengkapan darurat, seperti obat-obatan dan peralatan penyelamatan, guna menghadapi kondisi darurat tak terduga.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.