Fakta Nasional

BMKG Gencarkan Modifikasi Cuaca di Kawasan Danau Toba demi Ketahanan Air

FAKTANASIONAL.NET - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengambil langkah proaktif dalam menghadapi ancaman krisis air dengan mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Daerah Tangkapan Air Danau Toba, Sumatra Utara. Langkah s…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 03 May 2026 📖 1 menit
BMKG Gencarkan Modifikasi Cuaca di Kawasan Danau Toba demi Ketahanan Air
BMKG Gencarkan Modifikasi Cuaca di Kawasan Danau Toba demi Ketahanan Air/(Foto: BMKG)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengambil langkah proaktif dalam menghadapi ancaman krisis air dengan mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Daerah Tangkapan Air Danau Toba, Sumatra Utara.

Langkah strategis ini dilakukan menyusul prediksi fenomena El Nino 2026 yang diperkirakan akan memicu musim kemarau lebih panjang.

Merujuk pada keterangan resmi di situs BMKG, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menegaskan bahwa operasi ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Presiden Prabowo Subianto guna memperkuat ketahanan air nasional.

Operasi yang dijadwalkan berlangsung selama 25 hari, sejak 9 April hingga 3 Mei 2026, bukan sekadar upaya lokal. Ini adalah kolaborasi besar antara BMKG, Perum Jasa Tirta I, dan PT Inalum.

Hingga akhir April lalu, tim di lapangan dilaporkan telah melakukan 33 sorti penyemaian awan. Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Fahmi Hidayat, menekankan bahwa teknologi ini sangat krusial.

Selain menjaga ketersediaan air untuk kebutuhan domestik dan industri, OMC berperan vital dalam memastikan kontinuitas Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) serta mencegah risiko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah sekitar.

Keberhasilan operasi yang kini telah mencapai 86,78% dari target tersebut didukung oleh penguatan infrastruktur diagnosis atmosfer.

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, menjelaskan bahwa penggunaan radar cuaca terkini memungkinkan tim menentukan waktu penyemaian awan dengan presisi tinggi.

Pendekatan berbasis data ini memastikan peningkatan tinggi muka air danau terjadi secara efektif tanpa memicu risiko banjir di pemukiman warga.

Dengan sisa waktu operasional yang ada, BMKG optimis cadangan air di Danau Toba akan cukup tangguh dalam menghadapi fluktuasi iklim ekstrem sepanjang tahun ini.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK