Fakta Nasional

Dampak Hujan Deras: Jakarta Utara Kembali Terendam Banjir

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Curah hujan tinggi yang mengguyur Jakarta sejak pertengahan Januari 2026 mengakibatkan sejumlah kawasan di Jakarta Utara terendam banjir. Wilayah seperti Kelapa Gading, Pluit, dan Pademangan menjadi titik terdampak yang…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 18 January 2026 📖 1 menit
Dampak Hujan Deras: Jakarta Utara Kembali Terendam Banjir
Banjir Bandang Cirebon 17 Januari 2025)(ilustrasi/@pixabay)
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Curah hujan tinggi yang mengguyur Jakarta sejak pertengahan Januari 2026 mengakibatkan sejumlah kawasan di Jakarta Utara terendam banjir.

Wilayah seperti Kelapa Gading, Pluit, dan Pademangan menjadi titik terdampak yang cukup parah.

Kondisi ini membuat aktivitas warga lumpuh total di beberapa titik karena genangan air yang cukup tinggi menghambat akses transportasi, dilansir pada 18 Januari 2026.

Berdasarkan laporan di platform media sosial, banjir di depan Mal Artha Gading menyebabkan kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.

Banyak pengendara motor yang terpaksa mendorong kendaraan mereka karena mesin mogok setelah mencoba menerjang air yang menutupi ban.

Kemacetan panjang tidak terhindarkan, dan masyarakat disarankan untuk mencari rute alternatif guna menghindari area yang terdampak banjir cukup dalam.

Selain Kelapa Gading, pantauan visual dari warga menunjukkan bahwa banjir juga terjadi di area Jembatan 3 dan Jembatan 5. Hingga Minggu pagi, intensitas hujan dilaporkan masih terjadi di beberapa wilayah, sehingga ada kekhawatiran tinggi muka air akan terus meningkat.

Pihak berwenang terus berupaya melakukan penyedotan air menggunakan pompa-pompa stasioner untuk mempercepat surutnya genangan di wilayah utara Jakarta tersebut.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK