Fakta Nasional

Dukung Indonesia Emas 2045, SEMAI Luncurkan Program Hambalang Mengajar dan MBG

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Sebagai bentuk dukungan mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045, Semarak Muda Indonesia (SEMAI) meluncurkan program Hambalang Mengajar. Kegiatan tersebut berlangsung di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Wasilah Hambalang, Kab…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Zul Jamba Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 15 October 2024 📖 2 menit
Dukung Indonesia Emas 2045, SEMAI Luncurkan Program Hambalang Mengajar dan MBG
Kegiatan Hambalang Mengajar yang dilakukan SEMAI dalam rangka mendukung mewujudkan Indonesia Emas 2045/Syam.

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Sebagai bentuk dukungan mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045, Semarak Muda Indonesia (SEMAI) meluncurkan program Hambalang Mengajar. Kegiatan tersebut berlangsung di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Wasilah Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sebagai komunitas anak muda dengan berbagai latar belakang profesional yang berfokus kepada isu pendidikan, kesehatan, lingkungan, digital serta ekonomi, SEMAI menyadari pentingnya kontribusi anak muda dalam memajukan pendidikan di Indonesia melalui peran-peran yang bersifat organik di seluruh lapisan masyarakat.

Founder SEMAI, Aqila Rahmani menyampaikan bahwa cita-cita Indonesia Emas 2045 membutuhkan satu komitmen yang lebih serius mengenai pengembangan kualitas sumber daya manusia, khususnya pada level pendidikan anak di level dasar.

"Hal ini menjadi penting karena akses pendidikan pada level dasar tidak hanya bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan, namun secara lebih fundamental membentuk karakter peserta didik yang merupakan masa depan Indonesia,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (14/10/2024).

Aqila juga menyampaikan bahwa saat ini isu paling mendasar pada aspek pendidikan adalah akses terhadap pendidikan yang berkualitas, mencakup kurangnya infrastruktur sektor pendidikan yang memadai serta kurangnya meratanya sebaran tenaga pendidik di seluruh Indonesia. Solusi terbaik mengatasi masalah itu adalah dengan mengambil peran dan langkah nyata.

"Tingginya minat siswa dan siswi dalam mengikuti program Hambalang Mengajar menjadi harapan serta motivasi besar bagi kita semua untuk turut berperan dalam memajukan pendidikan di Indonesia," ungkapnya.

Aqila menekankan bahwa apa yang kini sedang dilakukan oleh SEMAI merupakan inisiasi bersama anak-anak muda di komunitas SEMAI yang memiliki kesamaan visi dan misi memajukan Indonesia.

Dia juga berkeyakinan bahwa program Hambalang Mengajar ini akan menjadi kontribusi nyata anak muda bagi pembangunan, khususnya pada aspek sumber daya manusia, serta menjadi contoh untuk meningkatkan kesadaran dan motivasi anak-anak muda Indonesia lainnya untuk turut mengambil peran-peran strategis pada isu-isu pembangunan.

"Kami berkeyakinan bahwa jika makin banyak anak muda Indonesia yang memainkan peran serupa, misalnya melaksanakan program pengajaran atau kesehatan di lingkungan masing-masing, maka ini akan mempercepat upaya kita bersama untuk memajukan Indonesia," ujar Aqila.

Sedangkan Direktur Eksekutif SEMAI, Muhammad Fadli Hanafi menungkapkan bahwa Program Hambalang Mengajar dilakukan pada beberapa sesi, mulai dari perkenalan awal dan dibagi ke dalam beberapa kelas di mana setiap kelasnya diisi oleh materi-materi yang sesuai dengan level kelasnya.

“Program Hambalang Mengajar adalah program uji coba selama 3 (tiga) bulan melibatkan mahasiswa dan mahasiswi Universitas Indonesia dari berbagai fakultas sebagai tenaga pengajar yang memberikan materi pada masing-masing kelas.

Secara umum, materi yang diberikan kepada siswa-siswi MI Al-Wasilah mencakup matematika, bahasa, sejarah, dan wawasan kebangsaan. Sesi kedua masuk ke aktivitas tanya jawab dalam bentuk cerdas cermat, di mana siswa-siswi sangat antusias dalam menjawab.

"Acara kemudian ditutup dengan Makan Bergizi Gratis (MBG) guna mendukung program pemerintahan berikutnya,” jelas pria yang juga dosen di Univeristas Indonesia ini.[zul]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK