Gelar Psikososial, Indonesia CARE: Warga Kemayoran Masih Trauma dan Butuh Baragam Bantuan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET- Kebakaran besar yang melanda tujuh RT di Kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat empat hari lalu masih menyisakan trauma mendalam bagi para korbannya, terutama bagi anak-anak. Akibat peristiwa tersebut lebih dari 1500 jiwa kehil…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET- Kebakaran besar yang melanda tujuh RT di Kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat empat hari lalu masih menyisakan trauma mendalam bagi para korbannya, terutama bagi anak-anak. Akibat peristiwa tersebut lebih dari 1500 jiwa kehilangan tempat tinggal.
Seperti yang diungkapkan Rahmat dan Dian. Dua bocah berusia 10 dan 12 tahun tersebut mengungkapkan masih terbayang-bayang akan kepanikan dan kobaran api yang melahap rumah dan kampungnya.
Perasaan itu mereka sampaikan saat lembaga kemanusiaan Indonesia CARE saat menggelar kegiatan layanan psikososial kepada warga terdampak kebakaran. Trauma dan rasa takut itu, awalnya memang membuat mereka sulit tidur dan jadi murung.
"Untung masih ada kakak-kakak yang baik yang udah beberapa hari ini menghibur dan ajak kita bermain bareng. Kita jadi senang dan lupa kejadian serem kemarin," ungkap Dian yang merupakan siswi SDN Kebon Kosong tersebut di sela-sela kegiatan psikososial yang diselenggarakan Indonesia CARE, Sabtu (14/12/2024).
Rasa takut itu, awalnya memang membuat mereka sulit tidur dan jadi murung. "
Sementara itu, Kepala Divisi Psikososial Indonesia CARE, Iwan M Ridwan di lokasi penampungan penyintas kebakaran Kemayoran mengungkapkan Indonesia CARE saat ini tengah menggelar kegiatan layanan psikososial kepada warga terdampak kebakaran.
"Alhamdulillah masih banyak relawan yang menghibur datang silih berganti. Alhamdulillah anak-anak juga antusias mengikuti berbagai kegiatan yang diadakan. Mereka sedikit terhibur dan mulai melupakan peristiwa mengerikan itu," kata Iwan.
Sedangkan berdasarkan informasi di lapangan, terang Iwan, warga masih membutuhkan dukungan logistik berupa pakaian hangat, obat-obatan, kebutuhan bayi dan anak-anak, serta pendampingan trauma bagi para korban.
Sementara itu, Direktur Indonesia CARE, Lukman Azis Kurniawan dilokasi penyintas tersebut juga terus mengajak para dermawan membantu para korban.
"Ada ratusan rumah terbakar. 200 KK kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Sementara tidur di tenda pengungsi yang disiapkan BPBD. Yuk kita bantu mereka bareng Indonesia CARE," ajak Lukman.
Pihaknya melihat masih terus mengalir dukungan sampai hari keempat dari berbagai pihak "Semoga bisa segera bangkit lagi kehidupan warga di sana," harapnya.[zul]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.