Fakta Nasional

Gempa M 5,6 Guncang Sukabumi Jawa Barat

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat telah terjadi guncangan gempa berkekuatan magnitudo 5,6 di wilayah Sukabumi, Jawa Barat, pada Selasa, 22 April 2025, pukul 17.14 WIB. Meski episentrum gempa…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 23 April 2025 📖 1 menit
Gempa M 5,6 Guncang Sukabumi Jawa Barat
Gempa bumi/(ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat telah terjadi guncangan gempa berkekuatan magnitudo 5,6 di wilayah Sukabumi, Jawa Barat, pada Selasa, 22 April 2025, pukul 17.14 WIB.

Meski episentrum gempa berada di dasar laut, yakni 174 km tenggara Kabupaten Sukabumi, BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.

Lokasi tepat gempa berada pada koordinat 8,55° Lintang Selatan dan 106,71° Bujur Timur, dengan kedalaman hanya sekitar 10 km di bawah permukaan bumi.

Berdasarkan keterangan resmi BMKG, gempa tektonik ini memiliki parameter magnitudo 5,6 Skala Richter dengan hiposenter yang relatif dangkal pada kedalaman 10 km.

Karena kedalamannya yang tidak melebihi 20 km, getaran gempa terasa cukup kuat di daratan sekitarnya meski episentrum berlokasi di laut.

Hal ini juga menandakan sumber guncangan berasal dari aktivitas pergeseran lempeng Indo-Australia yang bergerak ke utara menembus lempeng Eurasia.

BMKG telah mengeluarkan informasi awal bahwa gempa kali ini tidak berpotensi tsunami, sehingga masyarakat di wilayah pesisir dapat bernapas lega tanpa risiko gelombang tinggi mendadak akibat gempa.

Hingga saat laporan ini disusun, belum ada informasi resmi mengenai kerusakan fisik maupun korban jiwa.

Namun, BMKG melaporkan bahwa getaran gempa terasa lemah hingga sedang di Kota Bandung dan Garut, memicu beberapa warga keluar dari bangunan sebagai langkah antisipasi.

Sebagai langkah mitigasi mandiri, masyarakat diimbau untuk:

Memastikan kondisi bangunan tempat tinggal atau kantor dalam keadaan aman dan kokoh.

Menyiapkan tas darurat berisi kebutuhan vital (air minum, obat-obatan, lampu senter).

Menghindari area tepi pantai meski potensi tsunami telah dinyatakan nihil.

Memantau pembaruan informasi gempa melalui aplikasi resmi BMKG atau kanal media sosial terpercaya.

Secara historis, daerah Jawa Barat termasuk zona rawan gempa karena keberadaan sesar besar di bawahnya.

Oleh karena itu, kewaspadaan dan kesiapsiagaan komunitas lokal sangat penting untuk meminimalisir risiko.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK