Gubernur Pramono Minta Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Dikebut 5 Tiang Per Hari
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendesak agar proyek pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR. Rasuna Said, Jakarta Selatan dikebut. Gubernur Pramono meminta target pembongkaran ditambah, dari sebelumnya hanya…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendesak agar proyek pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR. Rasuna Said, Jakarta Selatan dikebut.
Gubernur Pramono meminta target pembongkaran ditambah, dari sebelumnya hanya satu tiang sehari, kini menjadi 5 tiang sehari. Adapun jumlah total tiang monorel yang kudu di bongkar sebanyak 109 tiang. Gitu loh.
Adapun pembongkaran tiang monorel yang sudah mangkrak selama 22 tahun itu telah dimulai sejak 14 Januari 2026. Sementara anggaran pembongkaran yang digelontorkan senilai Rp 254 juta.
Pembongkaran tiang monorel yang dibangun era Gubernur Sutiyoso tersebut dikerjakan oleh personel dari Dinas Bina Marga DKI Jakarta.
"Setelah melihat kerjaan di lapangan, saya minta dipercepat. Kalau dulu hanya satu tiang satu hari, saya minta enggak, kalau perlu empat lima tiang sehari," kata Pramono di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat pada Jumat,(6/2/2026).
Kata Pramono berdasarkan pantauannya saat ini seluruh tiang monorel yang hanya kerangka besi sudah terpotong. Sekarang ini proyek pembongkaran tinggal menyisakan tiang monorel yang sudah ter beton.
"Sekarang adalah yang mulai ada betonnya. Sehingga untuk beton ini pasti memerlukan waktu yang lebih lama, tapi yang tiang-tiang saja hampir semuanya sudah terpotong," Ungkapnya
Jika pembongkaran pancang monorel tersebut rampung maka proyek penataan Jalan HR. Rasuna Said dapat segera dimulai. Nantinya jalur cepat di Jalan HR Rasuna Said sisi timur akan dihapus menyerupai sisi barat.
Proyek pembongkaran tiang monorel dan penataan kawasan Rasuna Said ditargetkan rampung pada September 2026. Untuk anggaran penataan Jalan HR. Rasuna Said kata Pramono telah disiapkan sebesar Rp100 miliar.
"Rp100 miliar itu secara keseluruhan buat selokan, buat jalan, taman, pedestrian, dan sebagainya," pungkasnya. (OTN-Deman)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.