Fakta Nasional

Hari Kedua Lebaran: Monas, TMII dan Ragunan Ramai Dikunjungi Wisatawan

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan Monumen Nasional (Monas) menjadi beberapa destinasi favorit warga Jakarta untuk mengisi waktu libur Lebaran mereka. Terbukti, jumlah pengunjung di tig…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 02 April 2025 📖 4 menit
Hari Kedua Lebaran: Monas, TMII dan Ragunan Ramai Dikunjungi Wisatawan
Pemkot Jakarta Barat siap menggelar Festival Wisata Kuliner Malam di lokasi ini pada Sabtu (20/6) dalam rangka menyambut HUT ke-499 Kota Jakarta./net.
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan Monumen Nasional (Monas) menjadi beberapa destinasi favorit warga Jakarta untuk mengisi waktu libur Lebaran mereka.

Terbukti, jumlah pengunjung di tiga lokasi wisata tesebut mengalami peningkatan pada hari kedua Lebaran, Selasa (1/4/2025) pagi.

Kepala Humas TMR, Wahyudi Bambang mengatakan, jumlah pengunjung sudah mencapai lebih dari 40 ribu orang hingga pukul 12.00 siang.

Namun, sekitar pukul 13.00 hingga 14.00, turun hujan dengan intensitas tinggi cukup lama, sehingga banyak pengunjung yang mempercepat kepulangan mereka.

Akibatnya, jumlah pengunjung hingga sore tercatat sekitar 60 ribu orang, lebih rendah dari prediksi awal.

“Dari pagi sudah terlihat sangat tinggi antusiasme warga. Hingga pukul 12 siang, tercatat lebih dari 40 ribu pengunjung. Prediksi kami sebenarnya bisa mencapai 80 ribu dalam sehari,” kata Wahyudi.

Ia memprediksi, Ragunan akan tetap menjadi tujuan wisata hingga akhir libur Lebaran pada 14 April 2025.

Wahyudi menyampaikan, pengunjung yang baru kembali dari kampung halaman kemungkinan akan datang setelah tanggal 7 April.

Ia menjelaskan, jam operasional Ragunan dimulai lebih awal, yakni pukul 06.00 pagi hingga 16.00 sore selama libur Lebaran.

“Kami masih melayani sampai tanggal 14 April karena ada kemungkinan setelah tanggal 7 April, ada pengunjung yang belum sempat jalan-jalan," katanya.

"Hari biasa kita buka pukul 07.00, tapi selama Lebaran kita buka lebih awal agar masyarakat punya lebih banyak waktu untuk menikmati suasana di sini,” tambah dia.

Wahyudi mengatakan, salah satu alasan utama pengunjung datang ke Ragunan adalah suasana alam yang masih asri. Ragunan memiliki lebih dari 2.000 satwa dan vegetasi yang mencapai 60.000 pohon di lahan seluas 127 hektare.

Ia menyampaikan, satwa favorit pengunjung saat ini adalah seekor bayi jerapah yang lahir pada Desember 2024.

“Jerapah ini baru berusia tiga bulan dan jadi favorit pengunjung. Banyak yang ingin berfoto dengannya karena memang lucu,"ungkap Wahyudi.

"Selain itu, banyak yang datang ke sini untuk piknik bersama keluarga, menikmati alam yang rindang, dan melihat koleksi satwa yang eksotik,” tambahnya.

Untuk menambah daya tarik selama libur Lebaran, Ragunan mengadakan dua program khusus, yaitu Keeper Talk dan Feeding Time. 

Feeding Time adalah jadwal pemberian makan satwa yang dapat disaksikan langsung oleh pengunjung. Namun, dalam program Feeding Time, pengunjung tidak diperbolehkan memberi makan satwa.

Program ini kemudian disambung dengan Keeper Talk, yaitu sesi edukasi dari perawat satwa tentang hewan yang mereka rawat.

“Sudah berlangsung hari ini, ada gorila, gajah, jerapah, dan tadi pukul 14.00, Harimau Sumatera diberi makan. Program ini akan terus berlangsung sampai 7 April 2025. Pengunjung bisa melihat jadwalnya di Instagram Ragunan,” kata Bambang.

Situasi ramai dikunjungi wisatawan juga dialami kawasan wista Monas. masih menjadi salah satu tempat wisata favorit bagi masyarakat selama libur panjang.

Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas, Muhammad Isa Sarnuri mencatat, jumlah pengunjung yang mencapai 4.445 orang hingga Selasa siang (1/4/2025).

Ia merinci, jumlah pengunjung dewasa sebanyak 2.949 orang, anak-anak 1.459 orang dan wisatawan mancanegara 37 orang. Menurut Isa, para wisatawan mancanegara tersebut berasal dari Cina 27 orang, Inggris 4 orang, India 3 orang dan Korea 3 orang.

Isa menyampaikan, pihaknya tidak membatasi jumlah pengunjung yang akan menikmati kawasan museum dan pelataran cawan selama libur Hari Raya Idulfitri 1446 H/2025 M.

Meski demikian, untuk kawasan tugu atau puncak Monas hanya bisa menampung 2.400 pengunjung.

"Jumlah pengunjung untuk ke puncak berjumlah 2.400 pengunjung per sesi per 1 jam yakni 200. Untuk diorama atau museum dan cawan tidak dibatasi jumlah pengunjung," katanya.

Sebagai informasi, selama tanggal 1-3 April dan 7 April 2025, Tugu Monas buka pada pukul 08.00-22.00 WIB. Sedangkan loket tiket dibuka hingga pukul 21.00 WIB. Sementara kawasan Monas bisa diakses pengunjung sejak pukul 06.00-22.00 WIB.

Kemudian pada tanggal 4-6 April, Tugu Monas hanya membuka jam operasionalnya dari pukul 08.00-18.00 WIB. Sedangkan loket tiket dibuka hingga pukul 17.00 WIB.

Selama libur lebaran, Monas juga akan menyajikan atraksi dan panggung hiburan. Di antaranya yakni hiburan video mapping, festival lampu, dan air mancur menari pada 4-6 April 2025 di Silang Selatan Monas.

Sedangkan pada tanggal 5 April, pengunjung bisa menikmati panggung hiburan yang akan dimeriahkan oleh pertunjukan musik seperti The Rain, Sandy Canester dan lain-lain. 

Kondisi padat pengunjung juga terjadi di destinasi wisata edukasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Cipayung, Jakarta Timur. Wahana favorit yang dikunjungi wisataan Kereta Gantung dan Taman Burung.

Manager Corporate Secretary TMII, Novera Mayang Sari mengatakan, hingga Selasa siang (1/4/2025) jumlah pengunjung sudah mencapai 13 ribua. Angka tersebut diperkirakan masih akan bertambah hingga sore hari.

Ribuan pengunjung tersebut tampak memadati sejumlah wahana di TMII seperti Taman Burung, Museum Komodo dan Reptil, Dunia Air Tawar dan Dunia Serangga, Museum Penerangan, Museum Pemadam Kebakaran, dan Museum Hakka.

Kemudian, pengunjung juga mengunjungi wahana seperti Indonesia Science Center - PPIPTEK, Museum Prangko, Museum Listrik & Energi Baru, Museum Keprajuritan, Museum Transportasi, Bayt Alquran dan museum Istiqlal, Museum Indonesia, Contemporary Art Gallery, Museum Pusaka, Museum Batik, Museum Cheng Ho, hingga Kereta Gantung.

Mayang mengimbau agar pengunjung membeli tiket secara online guna mengurangi antrean di pintu masuk TMII. Pengunjung juga diajak menggunakan transporasi umum guna menghindari kemacetan di sekitar pintu masuk TMII.

"Pengunjung bisa juga naik kendaraan umum karena ada halte bus Transjakarta di gate masuk dan free shuttle antar jemput ke stasiun LRT," terangnya.[zul]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK