Fakta Nasional

Jakarta Masuk Top 20 Transportasi Dunia, Tapi TB Simatupang Masih Mengular

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebut hadirnya TransJabodetabek telah membantu mengurai kemacetan di berbagai wilayah Ibu Kota. Namun, kemacetan parah di ruas Jalan TB Simatupang masih menjadi pekerjaan rumah bes…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 10 September 2025 📖 1 menit
Jakarta Masuk Top 20 Transportasi Dunia, Tapi TB Simatupang Masih Mengular
Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan menjadi daerah termacet di wilayah Jakarta/Ist

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebut hadirnya TransJabodetabek telah membantu mengurai kemacetan di berbagai wilayah Ibu Kota. Namun, kemacetan parah di ruas Jalan TB Simatupang masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemprov DKI.

Sejak menjabat, Pramono telah meluncurkan enam trayek TransJabodetabek, yakni Alam Sutera–Blok M, Vida Bekasi–Cawang, Lebak Bulus–PIK 2, Sawangan–Lebak Bulus, Bekasi–Dukuh Atas, serta Bogor–Blok M.

“TransJabodetabek terbukti signifikan mengurangi kemacetan. Tetapi untuk TB Simatupang, yang terkenal paling horor, kondisinya belum banyak berubah,” kata Pramono saat peresmian IPA Pesanggrahan, Selasa (9/9/2025).

Pramono menambahkan, kehadiran TransJabodetabek juga mendorong Jakarta masuk peringkat ke-17 transportasi umum terbaik dunia versi survei International Time Out 2025. “Di kawasan ASEAN, Jakarta hanya kalah dari Singapura,” jelasnya.

Menurutnya, moda ini juga menjadi penopang penting transportasi publik bagi masyarakat penyangga Jakarta yang setiap hari keluar masuk ke Ibu Kota.

“Kontribusi kemacetan di Jakarta jelas datang dari pergerakan warga di daerah sekitar. TransJabodetabek hadir sebagai solusi penghubung,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menilai sistem transportasi publik Ibu Kota kini menjadi rujukan daerah lain. Bahkan, layanan Transjakarta mendapat apresiasi dari lembaga internasional, termasuk Bank Dunia.

“Kami memastikan anggaran yang ada cukup untuk mendukung operasional transportasi publik, demi pelayanan terbaik bagi warga,” tegas Khoirudin.[Zul]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK