Fakta Nasional

Lantik Organisasi Kemahasiswaan, Dekan FKIP UIA Dorong Pengurus Ikut Kritis Kondisi Berbangsa dan Bernegara

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pengurus organisasi mahasiswa harus kritis menyikapi perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara yang dinilai tidak dalam kondisi baik-baik saja. Salah satunya hal perlu dikritisi adalah yang berkaitan dengan harapan…

Penulis: Zul Jamba Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 15 December 2024 📖 2 menit
Lantik Organisasi Kemahasiswaan, Dekan FKIP UIA Dorong Pengurus Ikut Kritis Kondisi Berbangsa dan Bernegara
Dekan FKIP Universitas Islam Asyafi'iyah, Dr. Misbah Fikrinto MM, M.Pd., M.Si saat melantik pengurus organisasi kemahasiswaan di lingkungan FKIP UIA/ism.

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pengurus organisasi mahasiswa harus kritis menyikapi perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara yang dinilai tidak dalam kondisi baik-baik saja.

Salah satunya hal perlu dikritisi adalah yang berkaitan dengan harapan reformasi yang dicita-citakan generasi milenial (Gen-Z).

Hal ini disampaikan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam As Syafiiyah (FKIP - UIA) Dr. Misbah Fikrinto MM, M.Pd., M.Si dalam sambutannya saat melantik organ-organ organisasi kemahasiswaan di lingkungan FKIP yang berlangsung di Lt. 8 Gedung Alawiyah, Kampus 1 UIA, Jatiwaringin, Pondok Gede.

"Sebagai contohnya adalah kehidupan berdemokrasi yang saat ini dinilaitelah jauh melenceng dari harapan reformasi yang dicita-citakan oleh generasi milenial (Gen-Z)," katanya dalam keterangan tertulis yang dikutip, Minggu (15/12/2024).

Dengan mengutip pidato Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Dr. Misbah mengatakan, bahwa kehidupan demokrasi yang berlangsung saat ini tidak berada dalam keadaan baik-baik saja.

“Mahasiswa harusnya bertanya-tanya, dengan kondisi yang tampak sekarang, apakah demokrasi kita sudah berjalan dengan baik? Kalau memang belum, mahasiswa mempunyai kewajiban untuk memperbaikinya. Tidak diam saja di kampus,” ujarnya.

Organisasi kemahasiswaan adalah wadah kreativitas mahasiswa untuk mengembangkan diri, membangun sumberdaya manusia dan pengabdian kepada masyarakat.

"Kalau itu dapat dilakukan dengan baik, maka mahasiswa telah memiliki nilai plus,” tutur Dr. Misbah.

Adapun organ organisasi mahasiswa FKIP yang dikukuhkan dalam kegiatan tersebut adalah Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), English Departemen Students (EDSA) dan Himpunan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling (HIMA-BK).

Sedangkan ketua dan pengurus organisasi kemahasiswaan yang dilantik itu, adalah: Untuk BEM Ketua Umum Lei Nesa Fitri, Sekretaris (1) Mirantri Zuraidah, Sekretaris (2) Najwa Raras Pranoto dan Bendahara Reza Akmalia.

Untuk DPM: Ketua Umum Ahmad Ridwan, Sekretaris 1 Vonda Nabila Anindra, Sekretaris 2 Najwa Azzahra, Bendahara 1 Hikmah Amalia Rizka, Bendahara 2 Devi Rizka Nafila.

Untuk HIMA-BK: Ketua Umum; Langgam Pramdhita, Sekretaris 1; Ahlaq Knia Ajeng, Sekretaris 2; Suhrotul Hasanah, Bendahara 1; Risky Handayani, Bendahara 2; Viana Aghustina.

Untuk EDSA: Ketua Umum Khulafa Shalsa Shalu Nabilah, Sekretaris Makho’erani Amaliah dan bendahara Tara Aprilla Nasution.

Ikut menghadiri pelantikan antara lain Wakil Dekan FKIP yang juga Kepala Penmaru DR. Sabar Lesmana, Kaprodi BK dan Kaprodi BI FKIP. Juga tampak Ketua Umum Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI) Ismail Lutan.[zul]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK