Pembukaan Ruang Publik Pemprov DKI Hingga Malam Hari di Apresiasi
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pemprov DKI Jakarta menggencarkan program layanan malam hari kepada masyarakat megapolitan yang sibuk. Setelah pelayanan ruang terbuka hijau dibuka full-time, kini seluruh museum di Jakarta juga buka 24 jam. Bahkan yang…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pemprov DKI Jakarta menggencarkan program layanan malam hari kepada masyarakat megapolitan yang sibuk.
Setelah pelayanan ruang terbuka hijau dibuka full-time, kini seluruh museum di Jakarta juga buka 24 jam. Bahkan yang terbaru adalah perpustakaan yang melayani penyuka baca buku selama hingga tengah malam.
Kebijakan Gubernur Pramono Anung dan Wagub Rano Karno ini pun mendapat apresiasi maksimal dari Perkumpulan Gerakan Rakyat (GERAK) Jakarta.
“Pemprov Jakarta telah berhasil membuka ruang-ruang publik di malam hari, agar dapat dimanfaatkan bagi warga Jakarta yang hanya memiliki waktu senggang di malam hari,” kata Ketua Umum Gerak Jakarta, Dhini Mudiani, Senin (12/5/2025).
Gerak Jakarta pun langsung mengajak seluruh pengurus serta anggota perkumpulan untuk berkunjung ke Museum Sejarah Jakarta pada Sabtu 20 Mei 2025.
Rombongan GERAK Jakarta dikomando Dhini Mudiani berkeliling Museum Sejarah Jakarta pada pukul 19.00 WIB hingga pukul 20.30 WIB.
Mereka dipandu oleh Kepala Museum Ibu Esti Utami, Kepala UP Museum Kesejarahan Jakarta Amat Kusaini Al Alexs, Koordinator Tourist Guide & Tiketing UP Museum Kesejarahan Jakarta beserta
staf yang sedang bertugas.
Dalam kesempatan berbincang dengan kepala Museum, Dhini menyatakan apresiasi sebesar besarnya atas program gubernur Pramono-Rano Karno.
Dhini juga berharap terus dilakukan inovasi- inovasi lain di museum, agar warga Jakarta lebih tertarik berkunjung, baik kunjungan siang maupun malam hari.
“Saya melihat sudah ada ruang imersif di sini. Ruang audio visual yang menayangkan film kegiatan seni dan budaya serta kehidupan masyarakat di Batavia,” ujar Dhini menambahkan.
“Kegiatan kunjungan malam hari yang diselenggarakan di museum bertujuan mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal dan menikmati museum sebagai sumber informasi dan
hiburan, juga untuk mengilangkan kesan angker dan suram dari museum tersebut,” ungkap Intan, Wakil Ketua Umum GERAK Jakarta.[dmn]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.