Fakta Nasional

Pengelola Mal Pasang Pagar Tinggi, Apindo: Diduga Terkait Masalah Keamanan

FAKTANASIONAL.NET - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menduga pemasangan pagar tinggi oleh pengelola mal terkait masalah keamanan. Namun, pihaknya belum berbicara dengan pemilik mal. “Bukannya hanya karena kebetulan saat ini gitu loh, tapi ya mu…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Moch. Ade Maulidin Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 01 August 2026 📖 1 menit
Pengelola Mal Pasang Pagar Tinggi, Apindo: Diduga Terkait Masalah Keamanan

FAKTANASIONAL.NET - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menduga pemasangan pagar tinggi oleh pengelola mal terkait masalah keamanan. Namun, pihaknya belum berbicara dengan pemilik mal.

“Bukannya hanya karena kebetulan saat ini gitu loh, tapi ya mungkin memang supaya mereka bisa menjaga aja dari situasi keamanan gitu,” kata Ketua Umum (Ketum) Apindo, Shinta Kamdani di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat pada Sabtu (1/7/2026).

Apindo juga belum memberikan perhatian khusus terhadap fenomena tersebut, karena tidak terjadi secara luas. Setiap pengelola pusat perbelanjaan memiliki kebijakan masing-masing dalam mengelola aspek keamanan di kawasan usahanya.

"Nanti ya kami mungkin akan cek gitu. Tapi kita nggak, kita sih nggak ada kekhawatiran bahwa semua harus memagari atau dari situasi itu," ujarnya.

Shinta Kamdani mengaku pemasangan pagar tinggi belum diterima dari pemilik dan pengembang pusat perbelanjaan terkait adanya persoalan keamanan tertentu. Namun, dia menyebutkan pemasangan fasilitas pengamanan merupakan hal yang bisa dilakukan kapan saja sesuai kebutuhan masing-masing pengelola.

"Tapi yang pasti kan dalam situasi bisa aja ya, setiap mal itu punya ini masing-masing untuk menjaga keamanan, dia kemudian memasang itu bukannya karena hari ini kebetulan, tapi ya kapan saja itu bisa terjadi," ujarnya. (adm)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK