Fakta Nasional

Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek dan Komisi X DPR RI Salurkan Beasiswa KIP Kuliah di Sulawesi Selatan

FAKTANASIONAL.NET — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) terus memperkuat sinergi dalam memperluas akses pendidikan tinggi secara merata. Langkah i…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 25 July 2026 📖 2 menit
Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Kemdiktisaintek dan Komisi X DPR RI Salurkan Beasiswa KIP Kuliah di Sulawesi Selatan
Penyerahan secara simbolis Beasiswa KIP Kuliah oleh Dirjen Dikti Kemdiktisaintek Khairul Munadi bersama Tim Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI dan Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi kepada perwakilan mahasiswa di Sulawesi Selatan./Dok. Kemdiktisaintek
) -->

FAKTANASIONAL.NET  — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) terus memperkuat sinergi dalam memperluas akses pendidikan tinggi secara merata.

Langkah ini ditandai dengan penyerahan simbolis Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah kepada mahasiswa di Sulawesi Selatan dalam rangkaian Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI, Jumat (24/7/2026).

Kunjungan kerja tersebut menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan para pemangku kepentingan.

Selain membahas keberlanjutan KIP Kuliah, forum ini mengulas isu-isu strategis seperti peningkatan kualitas dan kesejahteraan dosen, penguatan pendanaan riset, hingga pengembangan ekosistem publikasi ilmiah nasional.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek, Khairul Munadi, menegaskan bahwa pemerintah bertekad terus memperluas jangkauan beasiswa ini bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Baca Juga: Biodata Jampidsus Febrie Adriansyah Dirubah “Koruptor” di Wikipedia, Siapa Sosok Sebenarnya?

"Kebutuhan terhadap KIP Kuliah masih sangat besar. Karena itu, pemerintah terus berupaya meningkatkan jumlah penerima dari tahun ke tahun dengan tetap mempertimbangkan kapasitas fiskal yang tersedia," ujar Dirjen Khairul.

Ia mencatat bahwa hingga saat ini telah terdapat sekitar 42.257 mahasiswa penerima KIP Kuliah di Provinsi Sulawesi Selatan.

Fokus Penguatan Kualitas Dosen dan Riset

Selain menjamin kesetaraan akses bagi mahasiswa kurang mampu, Kemdiktisaintek juga fokus memperkuat mutu pendidikan perguruan tinggi.

Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kompetensi dan kesejahteraan tenaga pengajar, perluasan pendanaan riset, serta penyusunan kebijakan alternatif untuk publikasi ilmiah nasional yang berkualitas dan terjangkau bagi para akademisi maupun peneliti.

Sebagai bentuk komitmen nyata di lapangan, lima mahasiswa perwakilan dari Sulawesi Selatan menerima beasiswa KIP Kuliah secara simbolis dalam perhelatan tersebut.

Sinergi DPR RI dan Pemerintah Daerah

Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyampaikan bahwa berbagai masukan dari daerah akan menjadi fondasi penting dalam fungsi pengawasan dan penyusunan regulasi nasional.

"Kami ingin memperoleh gambaran secara langsung mengenai pelaksanaan berbagai program pendidikan tinggi, termasuk KIP Kuliah, sehingga berbagai aspirasi dari daerah dapat menjadi dasar dalam penyempurnaan kebijakan nasional," ujar Lalu Hadrian.

Apresiasi juga datang dari Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi.

Ia menekankan pentingnya keberlanjutan beasiswa agar tidak ada lulusan sekolah menengah yang terputus cita-citanya karena kendala finansial.

"Setelah siswa lulus SMA maupun SMK, jangan sampai mereka tidak dapat melanjutkan pendidikan tinggi hanya karena keterbatasan ekonomi. Oleh karena itu, KIP Kuliah menjadi program yang sangat strategis untuk memastikan anak-anak kita memiliki kesempatan yang sama dalam mengenyam pendidikan tinggi," tegas Wagub Sulsel.

Melalui kolaborasi terpadu antara Kemdiktisaintek, DPR RI, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi, pembenahan ini diharapkan dapat memperluas inklusivitas pendidikan serta melahirkan sumber daya manusia berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: Proyek Kipas Angin Kopdes Merah Putih Rp1,8 Triliun Disorot, Publik Tuntut Transparansi Anggaran


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK