Fakta Nasional

Peta Baru Gempa 2024: Indonesia Kini Miliki 14 Titik Zona Megathrust

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah melalui Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2024 merilis pembaruan data yang menunjukkan adanya peningkatan titik bahaya di nusantara. Kini, teridentifikasi 14 zona Megathrust yang memiliki potensi memicu g…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 30 January 2026 📖 1 menit
Peta Baru Gempa 2024: Indonesia Kini Miliki 14 Titik Zona Megathrust
Gempa bumi/(ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah melalui Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2024 merilis pembaruan data yang menunjukkan adanya peningkatan titik bahaya di nusantara.

Kini, teridentifikasi 14 zona Megathrust yang memiliki potensi memicu gempa bumi dahsyat. Pembaruan ini menunjukkan kontur bahaya yang lebih rapat dibandingkan peta tahun 2017, menandakan perlunya kesiapsiagaan bencana yang lebih ekstra.

Ahli geologi dari Jepang, Profesor Kosuke Heki, menyebutkan bahwa karakter tektonik Indonesia sangat mirip dengan zona Nankai Trough di Jepang. Ia menekankan pentingnya pemantauan pergerakan kerak bumi menggunakan teknologi satelit GNSS untuk membaca akumulasi tekanan di zona subduksi.

Menurutnya, fenomena slow slip event atau pergeseran lambat bisa menjadi sinyal awal sebelum terjadinya gempa besar yang perlu diwaspadai oleh para peneliti di Indonesia.

Berdasarkan data terbaru, zona Aceh-Andaman memiliki potensi energi terbesar dengan magnitudo mencapai 9,2, disusul zona Jawa dengan magnitudo 9,1.

BMKG juga memberikan perhatian khusus pada area seismic gap di Selat Sunda dan Mentawai-Siberut yang sudah lama tidak melepaskan energinya. Meski istilah "menunggu waktu" bukan berarti prediksi waktu dekat, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan memahami langkah-langkah mitigasi mandiri.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK