Fakta Nasional

Siaga 24 Jam Non Stop! Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Pemburu Begal

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Polda Metro Jaya meluncurkan Tim Pemburu Begal dengan tugas spesial, yaitu bergerak cepat dan responsif menumpas berbagai tindak kejahatan jalanan. Tim khusus ini akan berhadapan dengan para begal yang kerap bertindak br…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: M. Sahlan Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 19 May 2026 📖 1 menit
Siaga 24 Jam Non Stop! Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Pemburu Begal

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Polda Metro Jaya meluncurkan Tim Pemburu Begal dengan tugas spesial, yaitu bergerak cepat dan responsif menumpas berbagai tindak kejahatan jalanan.

Tim khusus ini akan berhadapan dengan para begal yang kerap bertindak brutal, membawa senjata tajam, bahkan senjata api untuk melancarkan aksinya.

Sudah banyak korbannya. Bahkan masyarakat kerap memilih pasrah saat harta bendanya dirampas demi menghindari risiko kekerasan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin mengatakan, tim tersebut akan bersiaga penuh selama 24 jam di sejumlah titik rawan kriminalitas.

“Kami sudah siapkan Tim Pemburu Begal yang siap beraksi 24 jam untuk bersama-sama menjaga Jakarta lebih aman,” ujar Iman di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 15 Mei 2026.

Menurut Iman, pembentukan tim ini merupakan langkah konkret dan respons cepat kepolisian dalam menekan angka kejahatan begal di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Polisi telah memetakan sejumlah lokasi yang dinilai rawan tindak kriminal berdasarkan hasil analisis berbagai kasus yang terjadi. Personel gabungan dari tingkat Polsek, Polres, hingga Direktorat Reserse Kriminal Umum akan ditempatkan di titik-titik tersebut.

“Kami menemukan titik-titik rawan kejahatan dan di sana akan kami tempatkan tim kami, baik dari jajaran Polsek, Polres, maupun Direktorat Reserse Kriminal Umum,” jelasnya.

Selain patroli dan pengawasan lapangan, Polda Metro Jaya juga membangun kolaborasi dengan masyarakat dan pengguna media sosial untuk mempercepat pertukaran informasi terkait aksi kriminal.

Iman menegaskan, kecepatan memperoleh informasi sangat penting agar aparat dapat segera bergerak dan mengungkap kasus yang terjadi.

“Kami membutuhkan kolaborasi aktif agar bisa bergerak cepat. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula kami mengungkap kejadian yang terjadi,” tegas Imam.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK