Fakta Nasional

Waspada! Banjir Bandang Terjang Wisata Guci Tegal, Area Pancuran 13 Ditutup Sementara

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kawasan wisata pemandian air panas Guci di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, dilanda banjir bandang pada Sabtu sore, 20 Desember 2025. Bencana ini dipicu oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah pegun…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 21 December 2025 📖 1 menit
Waspada! Banjir Bandang Terjang Wisata Guci Tegal, Area Pancuran 13 Ditutup Sementara
Banjir Bandang Cirebon 17 Januari 2025)(ilustrasi/@pixabay)
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kawasan wisata pemandian air panas Guci di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, dilanda banjir bandang pada Sabtu sore, 20 Desember 2025.

Bencana ini dipicu oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah pegunungan dalam waktu lama. Akibatnya, debit air sungai meningkat drastis hingga meluap dan menerjang fasilitas publik di sekitar lokasi wisata, dilansir pada 21 Desember 2025.

Luapan air yang sangat deras dilaporkan menghantam area populer Pancuran 13. Arus kuat tersebut tidak hanya membawa air, tetapi juga menyapu kolam-kolam pemandian air panas.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, material berupa lumpur pekat, pasir, dan bebatuan besar kini menutupi sebagian besar akses wisata, sehingga kondisi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan para pengunjung.

Sebagai langkah antisipasi, pihak pengelola segera menutup total kawasan Guci untuk umum. Tim BPBD Kabupaten Tegal telah diterjunkan untuk melakukan pendataan dampak dan penanganan darurat.

Sementara itu, BNPB mengimbau warga di sepanjang aliran Sungai Gung, mulai dari Balapulang hingga kawasan Pantura, untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan yang bisa terjadi kapan saja.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK