Demam IPO Melanda Bursa: Saat Saham Baru Jadi Primadona di Tengah Volatilitas

Saham/(ilustrasi/@pixabay)

Fenomena ini menegaskan tingginya minat investor terhadap saham IPO. Keberhasilan ini diprediksi akan berlanjut dengan jadwal pencatatan saham BLOG, MERI, dan CHEK pada 10 Juli 2025. Salah satu yang paling disorot adalah CDIA dari Grup Barito, yang sejak awal sudah menjadi incaran karena dinilai memiliki fundamental dan kekuatan merek yang menjanjikan.

Daya tarik saham IPO semakin meningkat seiring dengan tekanan yang dialami oleh saham-saham unggulan (blue chip), terutama di sektor perbankan dan mineral. Aksi jual oleh investor asing, seperti yang terlihat pada saham BBCA dengan net sell mencapai Rp 1,2 triliun dalam sepekan, membuat investor domestik lebih berhati-hati.

Dalam kondisi pasar yang volatil, saham IPO dianggap sebagai pilihan yang lebih aman atau safe haven untuk aktivitas trading jangka pendek. Selain itu, kehadiran COIN sebagai induk bursa kripto diharapkan dapat menarik minat investor dari ekosistem aset digital untuk masuk ke pasar saham.[dit]