Pernyataan itu langsung disambut sorakan dan teriakan protes dari massa aksi. Said kemudian menyerukan ancaman mogok nasional apabila tuntutan buruh terus diabaikan.
“Siap mogok nasional? Siap setop produksi? Kita kasih liat ke mereka siapa kita!” ujarnya berapi-api.
Dalam aksinya, buruh menyampaikan enam tuntutan utama:
1. Menghapus sistem outsourcing.
2. Menolak kebijakan upah murah.
3. Menuntut kenaikan upah minimum 2026 sebesar 8,5–10,5 persen.
4. Mencabut PP Nomor 35 Tahun 2021 tentang outsourcing.
5. Mendesak pemerintah menghentikan gelombang PHK melalui pembentukan Satgas khusus.
6. Melaksanakan reformasi pajak dengan menaikkan PTKP dari Rp 4,5 juta menjadi Rp 7,5 juta per bulan.[zul]











