Target defisit APBN 2025 sendiri ditetapkan di level 2,78 persen, sementara keseimbangan primer tercatat surplus Rp22 triliun hingga akhir Agustus.
“Ini menunjukkan adanya percepatan belanja pemerintah agar keseimbangan primer sesuai dengan desain APBN 2025,” jelasnya.
Dari sisi pendapatan negara, realisasi hingga Agustus tercatat Rp1.638,7 triliun atau 57,2 persen dari target. Angka ini turun dibandingkan periode yang sama 2024 yang mencapai Rp1.777,3 triliun.
Adapun realisasi belanja negara mencapai Rp1.960,3 triliun atau 55,6 persen dari outlook, lebih tinggi dari tahun lalu yang sebesar Rp1.930,7 triliun.[zul]










