JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET — Momentum pertumbuhan sektor industri nasional terus berlanjut. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sektor manufaktur tumbuh 5,68% pada kuartal II 2025, sementara subsektor makanan dan minuman mencatat ekspansi 6,15%. Pertumbuhan ini tak lepas dari stimulus pemerintah, program hilirisasi, serta peningkatan investasi lintas sektor.
Kinerja positif juga tercermin pada industri penopang, seperti kemasan, farmasi, dan kosmetik, yang masing-masing tumbuh di atas 6%. Industri kosmetik bahkan diperkirakan mencapai nilai pasar US$9,7 miliar dengan laju pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sebesar 4,33% hingga 2030.
Kebutuhan terhadap solusi kemasan inovatif, higienis, dan ramah lingkungan mendorong meningkatnya permintaan terhadap teknologi percetakan, pengolahan, dan daur ulang yang lebih canggih.
Melihat tren tersebut, Krista Exhibitions kembali menggelar empat pameran internasional berskala besar sepanjang Oktober–November 2025, menampilkan inovasi dari hulu hingga hilir industri.
CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, menegaskan bahwa rangkaian pameran tahun ini menjadi barometer penting bagi pemulihan dan percepatan industri nasional. Ia optimis mampu mencatatkan transaksi hingga 6 triliun rupiah
“Dengan pertumbuhan positif di sektor makanan-minuman, kemasan, percetakan, serta teknologi audiovisual, kami memperkirakan total nilai transaksi mencapai Rp5–6 triliun. Ini akan menjadi akselerator penting bagi kolaborasi lintas industri,” ujarnya dalam keterangannya yang dikutip, Minggu (5/10/2025).
Empat pameran internasional yang akan digelar adalah ALLPrint Indonesia 2025, PRO AVL Indonesia 2025, ALLPack Indonesia 2025, dan SIAL InterFOOD 2025. Keempatnya saling terintegrasi, menampilkan inovasi lintas sektor mulai dari percetakan, pengemasan, teknologi hiburan, hingga industri makanan dan minuman global.
Pameran ALLPrint Indonesia 2025
Digelar 8–11 Oktober 2025, ALLPrint Indonesia akan menghadirkan lebih dari 500 peserta pameran dari 20 negara, termasuk 20 IKM lokal. Pameran ini menampilkan evolusi teknologi percetakan menuju digitalisasi, kemasan, grafis, serta kebutuhan e-commerce dan logistik.
Rangkaian pameran juga mencakup Indo Sign & AD, Textile Printing, Print For Pack, Inter Corrugated, dan Pro Label Asia, yang menyoroti transformasi digital printing sebagai bagian dari rantai pasok industri kemasan modern.
Krista Exhibitions menargetkan 60.000 pengunjung hadir selama empat hari penyelenggaraan. Pendaftaran pengunjung dilakukan gratis melalui situs resmi register.kristaonline.com/visitor/allprintindonesia.
Pameran PRO AVL Indonesia 2025
Pameran PRO AVL Indonesia 2025 akan berlangsung 9–11 Oktober 2025, dengan fokus pada teknologi audio-visual, pencahayaan, dan sistem panggung untuk sektor HORECA (Hotel, Restoran, Kafe) serta MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition).
