Pemprov Aceh Gandeng PBB: Minta Bantuan UNDP dan UNICEF Tangani Pascabencana

Bencana banjir dan longsor di Sumatera/Scsht Instagram.

Surat resmi kepada kedua lembaga PBB telah dilayangkan karena mendesaknya kebutuhan pemulihan di lapangan. Bencana ini telah menyebabkan kerusakan infrastruktur yang luas, ratusan korban jiwa, dan sejumlah warga masih hilang. MTA menekankan bahwa keterlibatan lembaga internasional sangat krusial untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi. Mereka adalah lembaga resmi PBB di Indonesia yang rekam jejaknya sudah teruji dalam manajemen bencana besar.

Solidaritas dan Apresiasi untuk Para Relawan

Selain PBB, Pemprov Aceh juga mencatat tingginya solidaritas dari berbagai pihak. Hingga kini, tercatat 77 lembaga dan 1.960 relawan, baik lokal, nasional, maupun internasional, telah tiba dan membantu di Aceh. Beberapa di antaranya adalah Save The Children, Islamic Relief, Baznas, dan Koalisi NGO HAM. Gubernur Aceh, melalui Muhammad MTA, menyampaikan apresiasi mendalam kepada semua pihak atas kontribusi mereka dalam kerja-kerja kedaruratan dan pemulihan, yang diharapkan dapat terus memperkuat respons bencana yang sedang berlangsung.[dit]