Kamera CCTV di perumahan tersebut diketahui telah mati sejak tahun 2023, ditambah lagi tidak adanya petugas keamanan di rumah mewah korban.
Namun, melalui kerja keras tim forensik dan olah TKP yang mendalam, polisi berhasil mengidentifikasi pola kekerasan yang dialami korban.
Korban ditemukan dengan belasan luka akibat senjata tajam dan benda tumpul. Penangkapan HA diharapkan mampu mengungkap motif sebenarnya di balik tindakan keji tersebut, apakah terkait dendam pribadi atau faktor lainnya.
Saat ini, pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.[dit]









