Sisa dana dialokasikan untuk operasional seperti listrik, air, gas, serta insentif bagi relawan dan tenaga kerja di lapangan.
Selain bahan baku, terdapat biaya Rp2.000 per porsi yang difungsikan untuk sewa lahan, pembangunan dapur (SPPG), hingga penyediaan peralatan masak modern.
BGN berkomitmen menjaga kualitas menu agar tetap sesuai standar gizi meskipun anggaran operasional cukup besar.
Masyarakat pun diimbau untuk aktif melaporkan jika ditemukan ketidaksesuaian menu di lapangan guna memastikan program ini tepat sasaran dan transparan.[dit]
