Wall Street Memerah Lagi! Konflik Timur Tengah dan Suku Bunga Bikin Investor Pusing

IHSG: Prediksi Pemulihan Pasar Saham Indonesia di Awal Pekan Depan/(ilustrasi/@pixabay)

Sebaliknya, kini muncul kekhawatiran baru bahwa suku bunga mungkin saja kembali dinaikkan untuk menahan laju inflasi. Kondisi ini diperparah dengan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang membuat aset berisiko seperti saham kehilangan daya tariknya.

Di saat saham sektor energi berpesta karena kenaikan harga komoditas, sektor komunikasi dan teknologi justru tiarap. Selain faktor makro, aksi korporasi juga ikut mewarnai pergerakan pasar. Saham Estée Lauder, misalnya, anjlok hampir 10 persen setelah pengumuman rencana merger.

Kegelisahan pasar semakin lengkap dengan adanya pembatasan penarikan dana pada beberapa perusahaan kredit swasta besar yang merusak sentimen kepercayaan investor secara keseluruhan.[dit]