“Memang ini butuh waktu, karena tiba-tiba dari Timur Tengah harus pindah ke negara lain. Jadi kita harapan proses ini bisa berjalan dengan baik, sehingga harga bisa kembali normal,” imbuhnya.
Upaya Diplomasi Perdagangan dan Sinergi Industri
Sebagai langkah nyata, Kemendag telah mengambil beberapa tindakan strategis:
-
Dialog Intensif: Berdiskusi dengan asosiasi dan pelaku industri plastik untuk merumuskan solusi teknis.
-
Diplomasi Luar Negeri: Memberdayakan perwakilan Pemerintah Indonesia di mancanegara untuk menjembatani komunikasi dengan pemasok baru.
-
Monitoring Regional: Memantau pergerakan pasar mengingat tantangan ini juga dialami oleh Singapura, China, Thailand, hingga Taiwan.
Pemerintah berkomitmen penuh agar kelangkaan bahan baku tidak memukul sektor manufaktur lebih dalam.
“Tapi kita untuk bahan baku terus kita lakukan sehingga produksi di dalam negeri tetap normal kembali dan pasokan plastik tetap dijaga dengan baik,” pungkas Budi Santoso.











