PDIP Gelar Festival Kuliner Mustika Rasa, Hasto: Kedaulatan Pangan dan Gizi Nasional Sudah Diajarkan Bung Karno!

Yanti menjelaskan empat sasaran festival, yaitu melestarikan menu Nusantara, membantu UMKM menyediakan makanan lezat, murah, sehat, dan bergizi, menghidupkan resep dari buku Mustika Rasa serta menu-menu pendamping beras, serta memperkuat kedaulatan pangan nasional.

“Masalah perut adalah masalah yang sangat mendasar. Dari perut yang sehat, lahir tubuh yang kuat. UMKM kuliner memiliki peran besar dalam menghadirkan makanan yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga menyehatkan dan membahagiakan rakyat,” beber Yanti.

Festival yang berlangsung hingga Minggu (14/6/2026) ini menghadirkan 135 pelaku UMKM dengan lebih dari 300 menu kuliner Nusantara yang seluruhnya terinspirasi dari buku Mustika Rasa. Area seluas 500 meter di halaman Pamulang Square dipenuhi stan-stan yang menjajakan lontong rendang, dodol, nasi bakar, jus buah Nusantara, hingga kopi lokal.

Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah petinggi DPP PDIP, antara lain Wakil Sekjen Bidang Kerakyatan Sri Rahayu, Dr. Ribka Tjiptaning (Bidang Kesehatan), anggota DPR RI Mercy Barends dan Yulius Setiarto. Dari jajaran daerah, tampak hadir Ketua DPD PDIP Banten Ade Sumardi didampingi Sekretaris Wanto Sugito, serta perwakilan DPD PDIP Jakarta dan DPD PDIP Jawa Barat.

Turut hadir perwakilan dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, jajaran DPC se-Jabodetabek, anggota DPRD se-Jabodetabek, serta Ketua Panitia Gita Swarantika.

Hasto mengakhiri sambutannya dengan pantun yang mengajak masyarakat mencintai kuliner lokal:

“Ada mie ayam, ada bakso, ada sayur bayam dan soto.Jangan lupa makan gado-gado, PDI Perjuangan selalu di hati, pro-rakyat lho!”

“Dengan ini, Bulan Bung Karno melalui festival wisata kuliner ‘Satu Rasa, Satu Bangsa, dan Sajian Nusantara’ secara resmi kami nyatakan dibuka,” pungkas Hasto.