“Ingat, saya 25 tahun sebagai pengacaranya Prabowo. Semua perkara besar beliau, termasuk adiknya Pak Hashim, saya yang pegang. Bahkan waktu beliau Menhan pun saya sering diminta (bantuan hukum) tanpa dibayar,” tuturnya.
Hotman Paris Hutapea merasa miris melihat kondisi Febrie Ardiansyah. Dia dinilai sebagai sosok berprestasi yang menjadi kebanggaan Presiden Prabowo.
Pasalnya, Febri berhasil menyelamatkan aset negara dalam jumlah fantastis.
“Dia mendapatkan pengembalian kerugian negara Rp 130 triliun, ditambah Satgas PKH Rp 300 triliun. Total Rp 430 triliun kembali ke negara. Bayangkan, orang yang jadi kebanggaan Presiden tiba-tiba dikriminalisasi tanpa pamit sama Presiden,” ujarnya.
Walaupun demikan, Hotman Paris Hutapea mengakui keputusannya membela Febrie Ardiansyah bisa menyai pro dan kontra di kalangan pengikutnya di media sosial (medsos).
Sebab, selama ini dia dikenal kerap membela rakyat kecil.
“Bagi followers saya yang merasa kok Hotman jadi begini, silakan, saya ambil risiko itu. Tapi di mana logikanya, seorang bawahan Presiden justru mentersangkakan dan mempermalukan bawahan lain yang adalah kebanggaan Presiden? Anda jawab sendiri, ada apa?” ucapnya. (adm)











