FAKTANASIONAL.NET – Presiden Iran Masoud Pezeshkian mendorong negara-negara anggota BRICS memperkuat sikap bersama terhadap sanksi sepihak sekaligus meningkatkan efektivitas organisasi melalui pembentukan sekretariat permanen.
Seruan tersebut disampaikan Pezeshkian dalam KTT BRICS yang berlangsung di New Delhi, India, pada Sabtu, 12 September 2026.
Dikutip dari MetroTVNews.com, Pezeshkian menilai BRICS membutuhkan mekanisme yang lebih kuat agar keputusan kelompok dapat dijalankan secara efektif.
“Untuk meningkatkan efisiensi dan mempercepat pelaksanaan keputusan BRICS, diperlukan langkah-langkah seperti melawan sanksi sepihak, mengubah persaingan menjadi kerja sama, dan membentuk sekretariat permanen,” kata Pezeshkian, dikutip dari kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim.
Dalam pidatonya, Pezeshkian menguraikan tiga sektor yang dinilai Iran perlu menjadi perhatian utama BRICS.
Pertama, koordinasi politik harus diperkuat dengan berlandaskan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta penghormatan terhadap kedaulatan nasional. Kedua, BRICS didorong membangun hubungan ekonomi dan keuangan yang tidak bergantung pada “instrumen monopolistik”.











