Ia menyampaikan permintaan maaf atas nama pemerintah sekaligus memastikan kebutuhan para korban selama menjalani perawatan dipenuhi.
“Atas nama pemerintah saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” kata Gibran.
Pemerintah, menurut Gibran, akan menanggung kebutuhan pengobatan dan obat-obatan pasien.
Jika diperlukan, korban juga dapat dirujuk ke rumah sakit di Medan ataupun Jakarta sesuai kondisi medis dan izin orang tua.
“Tadi saya datangi satu-satu Bapak, Ibu, semuanya. Keluhannya apa, butuh obat apa, atau butuh rujukan ke Jakarta atau Medan, sedang kami penuhi semua sesuai izin dari orang tua,” imbuhnya.
Gibran mengatakan persoalan tersebut tengah dievaluasi Badan Gizi Nasional (BGN). Seluruh masukan keluarga korban juga akan disampaikan kepada pimpinan pemerintah untuk ditindaklanjuti.
“Semua keluhan serta masukan Bapak Ibu akan saya sampaikan kepada pimpinan tertinggi untuk mendapat tindak lanjut,” kata dia.
“Kami pastikan anak-anak bisa sehat dan bersekolah kembali,” tuturnya.
Gibran juga meminta orang tua tidak tergesa-gesa mengizinkan anak kembali ke sekolah sebelum kondisi kesehatan benar-benar pulih. Ia menyarankan anak-anak membawa bekal makanan dari rumah selama masa pemulihan.[dit]











