Arsul Sani Menunjukkan Contoh untuk Jokowi dan KPU

FAKTANASIONAL.NET – Kalau sebelumnya, Arsul Sani memberikan contoh kepada Jokowi, bagaimana seorang negarawan itu bersikap kalau dipertanyakan ijazahnya oleh warga negara. Maka kalau sekarang, Arsul Sani juga memberikan contoh kepada KPU dan kepada kita semua, bagaimana caranya bersikap terkait ijazah SMA atau sederajat dari Wapres Gibran saat ini.

Asrul Sani lapang saja membuka ijazah doktoralnya kepada publik, yang dipersoalkan oleh entah siapa, tanpa beralasan aneh-aneh, seperti yang dilakukan Jokowi. Ia menceritakan selama satu jam di depan publik kronologis ia memperoleh ijazahnya, lengkap dengan bukti-bukti. Bahkan, ia berjanji tidak akan melaporkan balik orang yang menggugat ijazahnya itu.

Bandingkan dengan Jokowi. Jangankan membuka ijazahnya secara legowo, bahkan ia melaporkan balik orang yang mempersoalkan ijazahnya itu dengan pasal berlapis. Alasannya mulai dari, “orang yang menuduh yang membuktikan”, sampai akan terjadi chaos di masyarakat digaungkannya. Seolah-olah preseden buruk, kalau Jokowi sampai membuka ijazahnya.

Semalam, dalam lanjutan persidangan permohonan Denny Indrayana dan kawan-kawan di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait ijazah SMA atau sederajat dari Wapres Gibran, Asrul Sani kembali memberikan contoh. Bahkan, pengajian diberikannya kepada Ketua KPU, Mochammad Afifuddin, yang berlatar belakang NU, tamatan Tafsir Hadis dari UIN Syarif Hidayatullah.

Exit mobile version