FAKTANASIONAL.NET – Puluhan aktivis yang tergabung dalam LSM Babak dan Kaki menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan, Banjarbaru, pada Kamis (18/6/2026).
Gelombang protes ini dipicu oleh lambannya penanganan kasus dugaan penyimpangan anggaran di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) yang ditaksir merugikan negara hingga Rp3,3 miliar.
Dalam orasinya, Ketua LSM Babak, Udin Palui, meluapkan kekecewaannya atas stagnasi penanganan perkara tersebut.
Sebagaimana dilansir dari Kalimantan24com, ia mempertanyakan alasan di balik durasi penyelidikan yang dianggap tidak wajar.
Menurutnya, laporan terkait dugaan rasuah ini sudah lama diserahkan kepada pihak berwenang, namun hingga kini belum menunjukkan progres signifikan menuju tahap penyidikan.
Menanggapi desakan massa, Kasi Penkum Kejati Kalsel, Yuni Prayitno, memberikan klarifikasi mengenai posisi perkara tersebut.











