FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah Iran memberikan klarifikasi setelah pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai isu senjata nuklir Iran menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Melalui akun resmi X Kedutaan Besar Iran di Indonesia, Teheran menegaskan bahwa negaranya tidak pernah mengejar kepemilikan senjata nuklir dan tidak memiliki niat untuk melakukannya.
Pernyataan tersebut disampaikan pada Senin, 3 Agustus 2026. “The Islamic Republic of Iran tidak pernah mengejar kepemilikan senjata nuklir dan tidak akan pernah melakukannya,” tulis akun X Kedutaan Besar Iran.
Dalam unggahan itu, Kedutaan Besar Iran juga memaparkan penjelasan bertajuk “Transparan, Damai, Sesuai Hukum Internasional” yang menjelaskan bahwa program nuklir Iran dijalankan berdasarkan Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT) untuk kepentingan damai.
“Berlandaskan Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT), menjalankan hak atas pemanfaatan energi nuklir untuk tujuan damai. Dilaksanakan sesuai dengan hukum internasional,” demikian keterangan dalam unggahan akun X Kedutaan Besar Iran.
Iran juga menegaskan seluruh aktivitas nuklirnya berada di bawah pengawasan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) serta menerapkan salah satu sistem inspeksi nuklir paling ketat di dunia.











