Gandeng Perhutani, TÜV Rheinland Indonesia Tanam 200 Pohon untuk Masa Depan Berkelanjutan

Kegiatan penanaman pohon di Sentul Eco Edu Tourism Forest, Jawa Barat yang diprakarsai oleh TÜV Rheinland Indonesia (TRID) bekerja sama dengan Perhutani/fortune

Dengan adanya berbagai kegiatan seperti ini, diharapkan dapat tercipta kesadaran kolektif yang lebih kuat mengenai pentingnya menjaga dan melestarikan alam demi generasi mendatang.

“Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik di sektor publik maupun swasta, untuk bersama-sama mengambil peran aktif dalam pelestarian lingkungan. Aksi nyata seperti ini diharapkan dapat memicu semangat perubahan yang lebih besar di masyarakat,” ujar Nyoman.

Aksi penanaman pohon ini, terangnya, adalah langkah awal dari rangkaian kegiatan lingkungan yang direncanakan oleh TÜV Rheinland Indonesia dalam beberapa waktu ke depan.

“Perusahaan berharap dapat terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan,” ungkap Nyoman.

Dalam kesempatan yang sama, M. Denny Ermansyah, Direktur SDM, Umum, dan IT Perum Perhutani, mengapresiasi inisiatif ini dan menekankan pentingnya penanaman jenis pohon Multipurpose Tree Species (MPTS) seperti durian dan sukun.

“Kami sangat menghargai langkah konkret yang diambil TÜV Rheinland dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui aksi penanaman pohon,” kata Denny Ermansyah.

Tanaman MPTS yang ditanam tersebut, lanjut dia, benar-benar memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan dan dapat menjadi sumber mata pencaharian tanpa perlu menebang pohon.

“Kami berharap inisiatif ini menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam mendukung pelestarian lingkungan,” ujarnya.

Denny menjelaskan lebih lanjut tentang pentingnya tanaman MPTS yang bersifat multiguna karena memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan.

“Selain menghasilkan komoditas kayu dan nonkayu, tanaman ini juga memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat atau petani setempat sebagai sumber mata pencaharian tanpa harus melakukan penebangan pohon,” tambah Ermansyah. [zlj]