Lebih lanjut Asintel Kasal menjelaskan bahwa pada penyelenggaraan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden telah terlaksana dengan aman dan kondusif.
“Dalam kurun waktu tiga bulan ke depan seluruh rakyat Indonesia melaksanakan 2 (dua) agenda besar yaitu pada tanggal 20 Oktober 2024 akan dilaksanakan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden,” ungkapnya.
Sedangkan pada tanggal 27 November 2024, tambahnya, akan dilaksanakan Pemilu Kepala Daerah secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, hal ini secara tidak langsung menuntut aparat intelijen untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi event tersebut.
”Diharapkan dengan terlaksananya kegiatan Rakorsus Intelijen Tahun 2024 dapat meningkatkan kesiapsiagaan aparat intelijen TNI AL di lingkungan kerja masing-masing menjelang Pilkada serentak dalam rangka menajamkan analisa perkembangan lingkungan strategis, serta mampu melaksanakan deteksi cepat dan memberikan laporan yang akurat terhadap adanya potensi kerawanan yang mungkin terjadi,” tandas Asintel Kasal.
Pada kesempatan terpisah, Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh jajaran TNI AL untuk memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diamanahkan khususnya dalam hal ini pengamanan dan sinergitas dengan instansi terkait guna mendukung kelancaran Pilkada serentak mendatang.[dnl]
