Alarm Literasi Gen Z! Dosen di AS Sampai Ubah Cara Mengajar karena Mahasiswa Sulit Memahami Bacaan

Alarm Literasi Gen Z! Dosen di AS Sampai Ubah Cara Mengajar karena Mahasiswa Sulit Memahami Bacaan/(Pixabay)

FAKTANASIONAL.NET – Fenomena menurunnya kemampuan membaca mahasiswa Generasi Z (Gen Z) di Amerika Serikat memicu kekhawatiran kalangan akademisi.

Sejumlah dosen mengaku harus mengubah pola pembelajaran karena banyak mahasiswa kesulitan memahami bacaan panjang, bahkan mencerna satu kalimat secara utuh.

Profesor humaniora dan sastra klasik di Pepperdine University, Jessica Hooten Wilson, mengungkapkan banyak mahasiswa datang ke kelas tanpa membaca materi yang telah diberikan sebelumnya.

Akibatnya, ia kini harus membacakan teks secara langsung di kelas dan mengulasnya kalimat demi kalimat agar mahasiswa dapat memahami isi bacaan. Pernyataan tersebut dikutip dari Fortune, sebagaimana dilansir CNBC Indonesia, Minggu (2/8/2026).

“Ini bukan sekadar ketidakmampuan berpikir kritis. Ini adalah ketidakmampuan membaca kalimat,” ujar Wilson, dikutip dari Fortune.

Wilson menegaskan pendekatan tersebut bukan berarti menurunkan standar akademik. “Saya tidak mencoba menurunkan standar. Saya hanya harus menggunakan pendekatan pengajaran yang berbeda untuk mencapai tujuan yang sama,” katanya.

Data YouGov menunjukkan warga Amerika berusia 18–29 tahun rata-rata hanya membaca 5,8 buku sepanjang 2025, meski komunitas pembaca seperti BookTok di TikTok terus berkembang.

Exit mobile version