Namun, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tidak perlu khawatir karena kelapa sawit tetap menjadi kebutuhan penting di berbagai negara. Bahkan, negara-negara yang membatasi kelapa sawit akan menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan minyak nabati mereka.
Industri kelapa sawit menciptakan jutaan lapangan kerja, terutama di daerah pedesaan.
Ekspor kelapa sawit menyumbangkan devisa besar, menjadikannya salah satu pilar utama pendapatan negara.
Meski memiliki manfaat besar, perluasan kebun kelapa sawit menuai kritik karena dikhawatirkan dapat merusak ekosistem hutan tropis.
Sebagai solusi, pemerintah perlu menerapkan prinsip keberlanjutan untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan.[dit]











