Dalam kesempatan tersebut, Wapres Gibran menekankan bahwa PKG harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam deteksi dini penyakit dan peningkatan kualitas kesehatan.
Wapres juga menggarisbawahi pentingnya sosialisasi program ini agar masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lansia dan ibu hamil, dapat memanfaatkan layanan kesehatan gratis secara optimal. Wapres Gibran berharap program ini terus berjalan secara berkelanjutan dan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan produktif.
Selain itu, Wapres juga menyoroti pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan kesehatan. Wapres Gibran mendukung inisiatif Puskesmas Remaja yang telah mengembangkan layanan konsultasi medis melalui WhatsApp, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi dan layanan kesehatan tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan. Menurut Wapres, inovasi ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun sistem kesehatan yang lebih adaptif dan inklusif.
Program PKG di Kalimantan Timur telah diluncurkan secara serentak pada 10 Februari 2025. Sebagai salah satu fasilitas layanan kesehatan yang siap mendukung program ini, Puskesmas Remaja Kota Samarinda melayani masyarakat di tiga kelurahan, yaitu Bandara, Temindung Permai, dan Gunung Lingai, dengan total penduduk mencapai 48 ribu jiwa. Sementara, pendaftaran PKG di unit ini dapat dilakukan melalui berbagai kanal, seperti WhatsApp, chatbox, ataupun datang langsung ke fasilitas kesehatan. Per hari ini, tercatat sebanyak 22 warga telah mendaftar untuk mengikuti PKG di puskesmas ini.
Setelah meninjau puskesmas, Wapres Gibran melanjutkan agendanya dengan menyambangi Stadion Segiri.(BPMI)








