Menurutnya, beban Kali Ciliwung sudah terlalu besar, sehingga butuh keputusan yang bijak dalam mengatur pintu air tersebut.
“Beban banjir di Jakarta Timur harus berkurang. Saya minta semua pompa diaktifkan, ada di 200 titik dengan total 500 pompa,” tegas Gubernur Pramono.
Ia menambahkan, Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan Kampung Siaga Bencana. Gubernur Pramono mengungkapkan, hal ini bisa dikerjakan oleh pemerintah, swasta, serta masyarakat, untuk membantu pihak yang terdampak banjir.
“Apalagi ini bulan puasa, nanti sahur dan buka puasa jangan sampai terganggu. Jadi, dapur umum juga saya sudah minta untuk diaktifkan di lapangan. Saya juga minta jajaran untuk tidak lagi hanya sekadar menangani yang bersifat jangka pendek, tapi juga jangka menengah dan panjang,” pungkas Gubernur Pramono.[zul]











