Kutuk Serangan Israel ke Gaza, Ketua DPR: Tidak Manusiawi!

Ketua DPR RI, Puan Maharani kutuk serangan Israel ke Gaza/dpr.go.id.

Apalagi, penghentian pasokan bantuan ke Gaza yang dilakukan Israel sebelumnya telah menimbulkan keprihatinan mendalam dan memperburuk penderitaan warga Palestina yang sudah menghadapi krisis kemanusiaan.

Oleh karena itu, Puan mengatakan Indonesia tidak boleh tinggal diam melihat tragedi kemanusiaan yang terjadi di Palestina.

“Sebagai negara yang menjunjung tinggi perdamaian dan hak asasi manusia, Indonesia harus terus menyuarakan keadilan bagi rakyat Palestina dan menekan komunitas internasional untuk segera menghentikan kebrutalan Israel,” sebut Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Puan juga mendesak Pemerintah Indonesia dan Komunitas Internasional untuk mengambil langkah diplomatik yang tegas dalam menanggapi agresi Israel ini.

Termasuk dengan melanjutkan peran aktif Indonesia dalam keanggotaan PBB dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk segera menghentikan serangan Israel dan memberi bantuan kemanusiaan kepada rakyat Gaza.

“Indonesia harus mendesak PBB untuk mengambil tindakan nyata dalam menghentikan serangan Israel dan memberikan perlindungan kepada rakyat Palestina,” imbau Puan.

Cucu Bung Karno itu pun memastikan DPR juga terus melakukan langkah-langkah diplomasi parlemen dalam membela hak-hak rakyat Palestina.

Pada setiap forum-forum parlemen internasional, Puan sendiri diketahui selalu membawa isu pentingnya tercipta perdamaian di Palestina dalam setiap pembahasan.

“Lewat berbagai langkah diplomasi parlemen, DPR terus menyuarakan pentingnya penghentian perang di Palestina. Tentunya ini melengkapi langkah-langkah diplomatik yang dilakukan Pemerintah,” ungkap mantan Menko PMK tersebut.

“DPR juga terus melakukan berbagai pendekatan diplomasi dengan komunitas internasional untuk memastikan hak-hak warga Palestina terpenuhi. Konflik ini harus segera diakhiri dan Indonesia harus terus menyuarakan agar penderitaan saudara-saudara kita di Palestina tidak terus berlanjut,” tambah Puan.[zul]