JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Myanmar pada Jumat (28/3/2025) dan menghantam sejumlah kota besar di negara tersebut.
Junta militer yang berkuasa melalui televisi pemerintah mengonfirmasi bahwa jumlah korban tewas kini telah meningkat menjadi 1.644 orang, naik signifikan dari angka 1.002 korban beberapa jam sebelumnya.
Di samping itu, jumlah korban luka mencapai 3.408 orang, sedangkan korban yang hilang tercatat sebanyak 139 orang.
Kondisi bencana semakin diperparah oleh sulitnya mengonfirmasi jumlah korban secara tepat karena wilayah yang sangat luas dan infrastruktur yang rusak parah.
Dalam upaya penyelamatan, tim SAR dan peralatan berat telah dikerahkan dari dalam dan luar negeri.
Namun, keberadaan bandara yang rusak di kota-kota terdampak seperti Mandalay dan Naypyitaw menyulitkan pendaratan pesawat bantuan, sehingga proses evakuasi dan pencarian korban menjadi sangat menantang.
Ditambah lagi, konflik internal dan perang saudara yang berkepanjangan di Myanmar menghambat mobilitas dan koordinasi antar tim penyelamat, menambah resiko krisis kemanusiaan semakin meluas.
Pemerintah bersama tim penyelamat internasional terus melakukan evakuasi jenazah dan pencarian korban selamat di reruntuhan bangunan.
Upaya ini dilakukan meskipun banyak jalan utama dan fasilitas publik rusak akibat dampak gempa.







