Rapat ini juga bertujuan untuk mencari cara agar langkah-langkah respons pemerintah dapat menghasilkan dampak positif secara ekonomi bagi Tanah Air.
Menko Hartarto juga berencana untuk menggelar konferensi pers guna menyampaikan hasil rapat kepada publik.
Langkah ini diambil agar masyarakat dan pelaku ekonomi mendapatkan informasi yang transparan terkait upaya pemerintah dalam menyikapi tarif impor tinggi yang dicanangkan oleh Trump 2.0.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengungkapkan bahwa koordinasi antar Kementerian dan Lembaga berjalan cepat agar respons kebijakan tidak mengganggu stabilitas ekonomi nasional.
Para pejabat berkeyakinan bahwa dengan strategi terukur, potensi kerugian akibat perang dagang dapat diminimalkan sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga.[dit]











