JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Pasar saham hari ini kembali menunjukkan dinamika yang tidak menentu.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat memberikan sinyal positif dengan lonjakan mencapai 1,56% pada 15 menit perdagangan awal, 9/4/2025.
Namun, di tengah perjalanan hari, situasi berubah drastis. Menjelang penutupan perdagangan sesi I, IHSG kembali terperosok ke zona merah.
Pada sesi I hari ini, IHSG ditutup melemah 0,33% di level 5.976,43, suatu perubahan signifikan setelah sebelumnya mencatat level tertinggi mencapai 6.089,82.
Awal perdagangan yang cerah memberikan harapan investor akan pertumbuhan yang cepat.
Lonjakan sebesar 1,56% pada 15 menit pertama membuat para pelaku pasar optimis dan banyak melakukan transaksi. Namun, dinamika pasar berubah seiring waktu.
Terjadi aksi penjualan besar-besaran, tidak hanya pada saham-saham blue chip, melainkan juga pada saham-saham konglomerat.
Bahkan saham-saham konglomerat yang sempat melesat di awal tahun kini hanya menjadi kenangan, walaupun ada beberapa yang mencatat kenaikan year-to-date seperti PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII).











